Ketika wahyu di turunkan Allah kepada Nabi Muhammad saw, maka untuk men­jelas­kan dan mengajarkan kepada para sahabat, Nabi mengambil rumah Arqam bin Abi al- Arqam sebagai tempatnya, disamping menyampaikan cera­mah di berbagai tempat. Atas dasar inilah dapat dikatakan rumah Arqam sebagai lembaga pendidikan pertama dalam Islam. Namun sistem pendidikan pada lembaga ini masih berbentuk halaqah dan belum memiliki kurikulum dan silabus seperti yang dikenal sekarang.

Karena kuatnya pengaruh teologi dalam kekuasaan Bani Abbasyah khusunya ketika al-Makmun berkuasa, lahirlah Istilah al-Mihnah . Perkembangan pendidikan Islam dari segi kurikulum dan, metodenya meningkat seiring bertambah banyak ilmu-ilmu baru yang ditemukan dari luasnya daerah taklukan Islam. Daerah takhlukan banyak meninggalkan khazanah ilmu pengetahuan yang ikut menambah kekayaan ilmu-ilmu Islam. Para ilmuan tidak melewatkan kesempatan yang ada dengan memanfaatkan ilmu-ilmu yang bertumpuk-tumpuk di daerah takhlukan. Perbedaan bahasa yang digunakan dalam buku-buku ilmu yang tinggal tidak bisa menghalangi mereka. Proses penterjemahan dari bahasa Yunani tidak langsung ke bahasa Arab tapi terlebih dahulu ke dalam bahasa Suryani kemudian ke dalam bahasa Arab.

Membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah

Anda dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan memori anak dengan menyediakan makanan sarapan yang kaya biji-bijian, serat, dan protein, serta rendah gula tambahan. Orangtua bisa membimbing remaja untuk belajar bagaimana menyeimbangkan kegiatan akademik dengan kegiatan ekstrakurikuler, dan kehidupan sosial. Cara penting untuk membantu adalah memastikan anak remaja Anda memiliki tempat yang tenang, cukup penerangan, dan bebas gangguan untuk belajar.

Jamaah Yastrib tersebut berasal dari kabilah Khazrajyang sangat antusias menerima pengajaran Nabi. Untuk meneruskan pendidikan dan pengajaran Islam yang telah dirintis Nabi tersebut seterusnya diserahkan kepada Mus’ab bin Umair seorang sahabat beliau yang telah mengikuti proses pendidikan Islam selama three tahun di rumah Arqam bin Abi Arqam. Tugas itu tidak dilaksanakan di masa berlangsungnya haji akan tetapi langsung di Kota Yastrib.

Bagaimana cara madrasah ini mentransmisikan ilmu pengetahuan Islam, yaitu dengan menyelenggarakan ujian. Namun pernanan guru masih sangat mendominasi oleh karena besarnya pengaruh guru secara particular person. Misalnya, ijazah yang seharusnya dikeluarkan atas nama madrasah, tapi dikeluarkan atas nama guru. Namun demikian dalam hal ini tidak berarti bahwa madrasah tidak mempunyai fungsi strategi terhadap tansmisi ilmu. Ba’daberakhirnya periode klasik Islam, ketika Islam mulai mengalami masa kemunduran, Eropa bangkit dari keterbelakangannya. Kebangkitan ini bukan saja terlihat dalam bidang politik dengan keberhasilan Eropa mengalahkan kerajaan-kerajaan Islam dan bagian dunia lainnya, tetapi juga dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.