Ini juga akan mengajarkan kepada mereka apa konsekuensi yang akan mereka hadapi jika aturan yang sudah dibuat itu dilanggar. Daripada mengkritik saat dia melanggar, pujilah saat sikecil mematuhi aturan yang dibuat. Mereka kadang menganggap bahwa apa yang sudah di tetapkan itu tidak bisa diubah. Di hari sekolah misalnya, minta dia untuk berhenti bermain di jam 9 untuk tidur.

Ketimbang menyuruh-nyuruh si kecil untuk melakukan suatu hal, alangkah lebih baik jika Anda mengajak si kecil untuk bekerja sama. Gunakan kata-kata, “ayo kita lakukan bersama,” atau “bagaimana kalau kita mencobanya bersama-sama? Jadi, berusahalah untuk menjadi teman anak agar mereka merasa nyaman. Sebaiknya bunda belajar untuk menerima dan menghargai pendapat yang diberikan oleh si kecil, jika pendapatnya salah, maka bunda bisa mengkoreksinya dengan automotive ayang baik.

Dikutip dari American Academy of Pediatrics, setiap kali Anda mendapati si kecil melakukan sebuah hal positif, selalu berikan pujian atau bentuk penghargaan. Pujian dari orang terdekat merupakan salah satu hadiah berharga bagi anak. Pintar bukan berarti harus memiliki nilai yang baik di sekolah atau juara dalam berbagai kompetisi. Cara mendidik anak yang sebaiknya dilakukan adalah agar kelak si Kecil pintar dalam menjalani hidup dan selalu termotivasi untuk menjadi lebih baik. Oleh sebab itu, Anda harus bisa meluangkan waktu bermain dengan anak.

Cara agar anak patuh

Contoh cobaan dari anak bisa saja, anak sering keluyuran, tidak nurut, dan keras kepala bila diberitahu. Maka dari itu, orang tua bisa memanjatkan doa melembutkan hati anak yang keras kepala atau doa agar anak tidak keluyuran. Setiap orang tua tentu selalu berharap yang terbaik untuk anaknya, seperti menjadi penurut dan berhati lembut. Nah, ada amalan doa agar anak menjadi penurut dan berhati lembut yang bisa dipanjatkan. Fimela.com, Jakarta Sebagian orangtua menggunakan marah dan berteriak sebagai salah satu cara untuk membuatnya anak patuh dan disiplin.

Sebabnya anak tidak mempunyai kesempatan untuk memilih keputusannya sendiri. Beri tahu karyawan Anda bahwa pujian, penghargaan dan pencapaian tidak memiliki batas. Bangun budaya untuk terus mengapresiasi anak budan Anda dan menjadi panutan dengan mengakui prestasi mereka dan menyampaikannya dihadapan publik.