Selain mencoba cara-cara di atas, Smart Parents harus mengomunikasikan pada anak mengenai pembatasan penggunaan gadget yang akan Anda terapkan. Sebab, anak pun harus mengerti mengapa Anda melakukan pembatasan tersebut dan dampak yang bisa terjadi jika mereka dibiarkan bermain gadget secara berlebihan. Kalau anak sudah tahu sebab-akibatnya, mereka tentu dengan sendirinya mau mengurangi bermain gadget. Waktu kosong yang dimiliki anak bisa membuat mereka kebosanan, lalu bermain gadget pun menjadi pilihan mereka. Oleh sebab itu, Smart Parents perlu mengisi waktu anak dengan kegiatan dan permainan yang menarik.

Tak hanya orang dewasa, sekarang memang banyak sekali anak-anak yang ikut bermain recreation on-line. Namun, jika sering memainkannya sport ternyata dapat memicu indikasi atau kecanduan yang berbahaya bagi anak-anak lho gaes. Menurut psikolog anak Rumah Sakit Awal Bros Batam, Maryana, Mpsi, Psi mengatakan, “pola pikir beginilah yang salah. Gadget memang bermanfaat untuk perkembangan anak, tapi tidak boleh berlebihan. Screen addict yang dimaksud adalah jika anak kecanduan menatap layar, baik ponsel, tablet ataupun televisi. Sikap tegas, tega dan disiplin dari orang tua kepada anak sangat efektif untuk mencegah dan mengatasi anak kecanduan hp.

WomanIndonesia.co.id – Hampir setiap hari kita dijejali dengan berbagai informasi yang mengarus lewat internet. Sejajar dengan itu, hidup kita seolah terperangkap dalam ruang imut yang maya bernama smartphone. Biasanya, jika orangtua kecanduan smartphone, maka anak-anak juga akan mempelajari atau mengikuti hal yang sama.

Meningkatkan aktivitas anak di dalam rumah atau di luar rumah bisa menyita perhatian anak dan lupa dengan gadget. Kalian para orang ua bisa mengajak anak untuk lari pagi atau bersepeda di hari libur, mengajak anak memasak bersama, atau berkunjung ke rumah saudara. Padahal anak-anak seharusnya aktif bergerak, menjelajahi lingkungan, berinteraksi dengan teman seumurannya. Faktanya, sering bermain gadget dapat menurunkan temper Si Buah Hati untuk belajar dan bahkan memengaruhi kemampuan membaca dan berpikir anak. Solopos.com, SOLO — Ketika anak kecanduan gadget, sebagai orang tua jangan buru-buru panik. Anda bisa mendiskusikan bersama pasangan untuk mencari tahu solusinya.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Banyak orangtua mulai memberikan gadget pada anak saat usianya masih sangat kecil, bahkan masih tergolong bayi. Padahal, pada masa-masa itu anak-anak masih belum bisa diajarkan tentang cara menggunakan gadget yang baik. Untuk itu, pastikan jika kamu baru akan mulai memberikan anak akses pada gadget hanya saat ia sudah mulai bisa berkomunikasi dengan baik. Pastikan jika ia sudah bisa memahami perintah dan arahan sehingga ia bisa lebih memahami aturan penggunaan gadget.