Untuk itu, penting untuk memberikan kesempatan pada mereka bertanya seputar pelajaran yang dibahas. Buatlah murid menjadi bertanya-tanya agar mereka menjadi lebih mudah mengerti dan memahami cara menyelesaikan pertanyaan dalam suatu pelajaran. Guru juga bisa membuat focus group dan memulai diskusi secara bergantian dengan kelompok. Hal ini tentu akan memicu murid untuk lebih aktif dan berpikir kritis dalam memahami suatu topik. Meskipun para guru disarankan untuk memberikan tugas tambahan bagi anak, amun pekerjaan rumah sebaiknya tidak terlalu banyak untuk diberikan kepada anak.

Jangan hanya mengajar di depan kelas hingga bel berbunyi, apalagi saat sedang mengajarkan topik yang cukup penting atau rumit. Bapak/Ibu Guru harus meluangkan waktu untuk berkeliling menjawab pertanyaan murid saat mereka sedang belajar secara mandiri, maupun berkelompok. Cara ini memungkinkan Bapak/Ibu Guru memberikan instruksi secara pesonal dan dapat secara khusus membantu siswa yang masih bingung dengan materi tertentu. Saat menyampaikan pelajaran kepada murid, sebaiknya Bapak/Ibu Guru tidak menghabiskan waktu dengan membahas hal yang kurang penting.

Di sinilah peran orangtua untuk memberikan kepastian kepada anak bahwa keputusan yang diambil sudah benar-benar matang, dan Anda ada untuk mereka. Ketika orangtua terbiasa memberikan atensi positif terhadap anak, ini secara ampuh dapat mencegah si kecil masuk dalam pengaruh perilaku buruk. Siapapun tidak akan mau belajar saat suasana hatinya sedang tidak enak, Bu, terutama anak-anak. Ajari anak saat ia merasa senang dan bersemangat, maka hasilnya pun akan lebih baik dibandingkan saat ia sedang lesu dan lelah.

Membuat anak mudah mengerti

Ini tentunya akan sangat menarik perhatian anak dan membuatnya lebih familiar dengan huruf dan memudahkan untuk mengahafalkannya. Kata Howard, anak usia SD bisa Bunda kasih waktu istirahat dengan memberinya snack atau bermain sejenak. Sedangkan, anak remaja bisa beristirahat dengan melakukan hal yang dia suka, bukan tak mungkin mereka mengecek sosial medianya, Bun. Jika si kecil susah fokus, Bunda bisa melakukan observasi dengan memberi catatan apa downside yang dialami anak.

Tetap ajari anak untuk belajar membaca sesuai kemampuan dan karakternya. Anak-anak pada usia dini biasanya kurang dalam mempertimbangkan hal-hal yang akan mereka lakukan kedepannya. Mereka belum mengetahui apakah hal yang dilakukannya tersebut akan berdampak bahaya atau tidak bagi dirinya. Misalnya saja saat bermain benda-benda tajam, mereka lebih tertarik memainkannya dibandingkan dengan mendengarkan nasehat dari orang tua. NAEYC menjelaskan jika pada masa awal ekhidupan dikatakan sebagai masa pembelajaran dengan slogan Early Years Are Learning Years. Hal ini lah yang kemudian menyebabkan selama dalam rentang tersebut anak dapat mengalami berbagai pertumbuhan serta perkembangan yang begitu cepat.

Maka, Bapak/Ibu Guru harus dapat menggunakan metode belajar yang lebih baru dan trendy agar murid tidak cepat bosan dan dapat lebih cepat memahami materi pelajaran. Mau mengajar untuk 9juta pelajar di Indonesia melalui video beranimasi di Ruangguru? Yuk, ikuti audisi pencarian guru terbaik melaluiIndonesia Teacher Prize 2018. Dapatkan total hadiah lebih dari 500 juta rupiah dan kontrak eksklusif menjadi Master Teacher Ruangguru. Cara pertama yang dapat guru lakukan agar murid dapat lebih cepat memahami materi adalah dengan menggunakan thoughts map.