Coba ‘manfaatkan’ anak untuk membantu melakukan pekerjaan rumah tangga berikut. Sebuah pekerjaan rumah merupakan sebuah tugas yang khusus diberikan bagi anak sebagai tanggung jawab yang dimilikinya serta untuk menambah pengetahuannya dalam pelajaran tertentu. Ketika sebuah tugas yang seharusnya dikerjakan oleh seorang siswa diambil alih atau dibantu oleh orang tua maka terjadi sebuah penyimpangan yang kelak dapat menyebabkan masalah dalam perkembangan mereka. Anak bisa mendapatkan manfaat positif saat dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga.

Dikutip dariBright Side, inilah beberapa cara yang dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang sehat bagi anak-anak, sehingga meraka dapat menyelesaikan tugasnya secara baik. Anak kecil punya banyak energi untuk berlarian ke sana kemari di dalam rumah. Coba saja beri si kecil tugas khusus dan terapkanlah dengan batasan waktu tertentu melalui cara yang menyenangkan, sehingga anak pun tak akan menyadari bahwa mereka sesungguhnya tengah mengerjakan sebuah tanggung jawab. Kebiasaan ini pada akhirnya dapat memicu mereka untuk selalu mengerjakan tugas dengan cekatan. Pujian akan menjadi sebuah cara tersendiri untuk meningkatkan motivasi si kecil.

Setelah itu, sarjana Arab mengasimilasi semua ilmu pengetahuan tersebut dan mengilhaminya dengan nilai-nilai Islam. Bahkan, Islam kemudian menghilangkan banyak sifat asli, semangat padang pasir dan membubuhkan semangat nasionalis Arab. Demikian itu, sampai sekarang masih tetap dipergunakan untuk menjadi sebagai sebuah petunjuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk masa depan. Meskipun begitu, beberapa filosof Muslim telah melupakan ide ‘Islamisasi’ filsafat Yunani dan mengambilnya sebagai mana adanya dengan tanpa menyaring ide-ide tersebut terlebih dahulu. Sekolah Aristoteles Arab, sebagai contoh mereka menerima ajaran Aristoteles bahkan ketika terjadi konflik dengan pernyataan hafiah al-Qur’an.

Selain itu, jelaskan pula tentang semangat persaingan yang sehat tanpa perlu menyontek teman lain. Katakan juga kepada anak, jika ia berprestasi maka hal itu akan membuat Anda bangga. Para orangtua sering kali pusing tujuh keliling dalam memotivasi anak yang malas belajar dan mengerjakan PR.

Yang pertama dikembangkan oleh Yuhanna ibnu Bitriq, Ibnu al-Naima al-Himsi dan yang lainnya. Mereka mendukung metode penterjemahan secara harfiah lmelalui penerjemahan kata-per-kata. Bagaimanapun, cara ini tidak cukup terbukti ampuh karena kenyataanya tidak semua kosa kata Yunani dapat diterjemahkan dengan mencocokan dengan kosa kata Arab.

Membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah

Bedanya hanya satu, yakni madrasah sudah ‘diislamkan’ dengan masuknya muatan pembelajaran agama Islam di dalamnya. Sejak masa pertumbuhan dan perkembangan lembaga pendidikan Islam di dunia Islam telah sukses dengan baik berkonstribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan manusia. Dengan demikian, pendidikan Islam hanya tinggal menjemput ‘cerita kesuksesan’ tersebut dan mewujudkan kembali di zaman ini dengan semangat yang progressif. Sebuah ungkapan inspiratif mengemukakan bahwa “sejarah pasti akan berulang”.

Liputan6.com, Jakarta Masa kanak-kanak memang sebaiknya diisi dengan bermain dan belajar agar anak bisa mengeksplorasi banyak hal. Namun, tak ada salahnya melibatkan anak dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Karena saat anak membantu menyelesaikan pekerjaan di rumah, proses perkembangan otak anak jadi lebih maksimal dibanding si Anak tidak melakukan kegiatan apa pun di dalam rumah.